Kirim Artikel

Pesona Sekar Setaman, Batik Danar Hadi Tampilkan Keindahan Batik Bunga Tulis yang Memukau di Semarang

Dikutip dari TRIBUNJATENG.COM, Batik Danar Hadi menggelar pergelaran fashion show di Hotel Tentrem, Kota Semarang, yang menghadirkan perpaduan menarik antara warisan tradisi dan tren mode modern. Acara ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan batik sebagai busana yang tetap relevan di tengah perkembangan industri fashion masa kini.

Melalui tema Sekar Setaman, Batik Danar Hadi memperkenalkan puluhan koleksi batik bermotif bunga yang terinspirasi dari keindahan alam. Batik bunga tulis menjadi salah satu sorotan utama karena menampilkan detail motif yang halus dan dikerjakan secara manual menggunakan canting oleh para pengrajin batik berpengalaman.

Peragaan busana berlangsung dengan iringan musik yang menguatkan suasana elegan sepanjang acara. Para model menampilkan koleksi yang menggambarkan keindahan taman bunga dalam satu harmoni. Desain busana yang ditampilkan juga memadukan potongan modern dengan motif tradisional sehingga menciptakan tampilan yang anggun sekaligus kontemporer.

Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, menyampaikan bahwa koleksi ini menjadi langkah awal perusahaan di tahun 2026 sekaligus penegasan bahwa batik tetap memiliki tempat penting dalam perkembangan industri fashion nasional maupun internasional.

Tema Sekar Setaman diangkat sebagai simbol perbedaan yang berpadu dalam kesatuan. Filosofi tersebut selaras dengan nilai batik yang kaya makna dan tetap adaptif terhadap selera generasi masa kini. Melalui koleksi ini, Batik Danar Hadi juga ingin mengajak generasi muda untuk semakin mengenal, menghargai, dan menggunakan batik dalam berbagai kesempatan.

Makna Motif Bunga dalam Koleksi Sekar Setaman

Koleksi ini mengangkat empat jenis bunga dengan filosofi mendalam. Bunga seruni atau krisan melambangkan keteguhan dan optimisme. Anggrek bulan merepresentasikan keanggunan serta kemurnian. Kenanga menjadi simbol keluhuran budi dan kesetiaan, sementara mawar menggambarkan keindahan dan romansa yang abadi.

Makna tersebut diwujudkan melalui berbagai teknik, mulai dari batik cap, batik tulis, hingga kombinasi keduanya. Pada batik bunga tulis, motif berukuran besar ditampilkan dengan detail rumit yang seluruhnya dikerjakan secara manual.

Koleksi ini banyak diaplikasikan pada busana evening look menggunakan material premium seperti sutra crepe, Thai silk, dan organdi. Tambahan detail lace, payet, serta aplikasi tangan memberikan kesan eksklusif pada setiap busana.

Setiap motif digarap secara individual, sehingga tidak ada desain yang benar-benar identik. Hal ini menjadikan batik tulis sebagai medium ekspresi yang sarat cerita dan proses.

Sekitar 60 Koleksi Tampil di Runway

Secara keseluruhan, sekitar 60 koleksi ditampilkan dalam peragaan tersebut, mulai dari busana kasual hingga formal. Beberapa desain juga disiapkan khusus untuk momen Imlek dan Ramadan yang berlangsung berdekatan pada awal 2026.

Dominasi warna solid dan pastel menciptakan tampilan yang lembut, anggun, sekaligus modern. Meskipun dikenal kuat dengan motif klasik Jawa khas Solo, Batik Danar Hadi menghadirkan eksplorasi motif flora sebagai respons terhadap tren global yang tengah berkembang.

Melalui Sekar Setaman, Batik Danar Hadi ingin menunjukkan bahwa batik tidak hanya cocok untuk acara formal, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang fashionable dan fleksibel.

Peragaan yang digelar pada Jumat, 13 Februari 2026 tersebut menegaskan bahwa batik bunga tulis tetap memiliki nilai tinggi—dikerjakan dengan ketelatenan, dikenakan dengan kebanggaan, dan terus relevan sepanjang waktu.