Kirim Artikel

Di Balik Senyum Mereka, Ada Perjuangan Panjang Perempuan-Perempuan Tangguh Mengarungi Jalanan Demi Keluarga

SEMARANG – Tawa, canda, dan semangat kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun ke-4 Ladies Driver Shopee (LDS) Semarang, komunitas pengemudi ojek online perempuan yang dipimpin Mak Tatik. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, para anggota berkumpul merayakan perjalanan komunitas yang selama ini menjadi ruang saling menguatkan bagi para perempuan tangguh penggerak ekonomi keluarga.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Golkar, Dipa Yustia, yang bagi anggota LDS bukan sekadar tamu undangan. Kedekatan Dipa dengan komunitas ojol telah terjalin selama bertahun-tahun melalui berbagai kegiatan sosial, diskusi kebijakan, hingga perjuangan bersama mengawal aspirasi pengemudi transportasi online.

 

Hubungan yang terbangun membuat suasana pertemuan berlangsung akrab dan cair. Tak banyak berbicara soal politik, Dipa justru mengajak para anggota komunitas membahas hal-hal yang mereka hadapi setiap hari saat mencari nafkah di jalan.

 

“RUU Transportasi Online tetap harus kita kawal bersama. Tetapi yang tidak kalah penting adalah memastikan teman-teman ojol bisa bekerja dengan aman, sehat, dan pulang ke rumah dalam keadaan selamat. Karena setiap kali mereka berangkat bekerja, ada keluarga yang menunggu di rumah,” ujar Dipa.

 

Dalam kesempatan itu, Dipa juga mengajak anggota komunitas untuk mendata pengemudi yang mengalami kendala BPJS Kesehatan agar dapat dibantu mengakses layanan yang menjadi hak mereka sebagai warga negara.

 

“Kalau ada BPJS yang tidak aktif, ayo kita data bersama. Kalau ada persoalan keamanan di jalan, mari kita bangun komunikasi yang baik dengan aparat penegak hukum. Negara harus hadir tidak hanya saat membuat aturan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan perlindungan,” katanya.

 

Menurut Dipa, para pengemudi ojek online merupakan bagian penting dari penggerak ekonomi rakyat yang setiap hari membantu mobilitas masyarakat sekaligus menjadi tulang punggung banyak keluarga.

 

Ketua LDS Semarang, Mak Tatik, menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Dipa Yustia. Menurutnya, perhatian yang diberikan tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam berbagai upaya memperjuangkan kebutuhan nyata para pengemudi di lapangan.

 

Perayaan HUT ke-4 LDS Semarang pun menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sesama pengemudi perempuan sekaligus mengingatkan bahwa di balik senyum yang mereka tunjukkan setiap hari, ada perjuangan panjang untuk menghidupi keluarga dan meraih masa depan yang lebih baik.

 

“Mereka bukan sekadar pengemudi. Mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Sudah sepatutnya kita memastikan mereka mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan kesempatan untuk bekerja dengan tenang,” pungkas Dipa Yustia.