Kirim Artikel

Tren Wisata Lebaran 2026 di Jateng Berubah, City Tourism Diminati Wisata Alam Turun

Dikutip dari BeritaJateng.tv – Tren kunjungan wisata selama libur Lebaran 2026 di Jawa Tengah menunjukkan pergeseran signifikan. Meskipun total kunjungan wisatawan meningkat, sejumlah destinasi wisata alam justru mengalami penurunan.

Data Kunjungan Lebaran 2026

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparekraf) Jawa Tengah, Hanung Triyono, menyampaikan total kunjungan wisatawan sejak H-7 hingga H+4 Lebaran (13–25 Maret 2026) mencapai 687.470 kunjungan.

Angka ini naik 5,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 653.178 kunjungan. Sementara untuk periode H-7 hingga H-3 Lebaran, kunjungan mencapai 599.634 orang atau naik 9,58 persen.

Pergeseran Preferensi Wisatawan

Data menunjukkan wisatawan kini lebih tertarik pada city tourism atau wisata kota dibandingkan wisata alam. Destinasi berbasis kawasan kota dan ikon budaya menjadi magnet utama, sementara objek wisata pegunungan dan alam mengalami penurunan pengunjung.

“Meski total kunjungan meningkat, sejumlah destinasi wisata alam justru mengalami penurunan,” ujar Hanung Triyono dikutip dari BeritaJateng.tv.

Tren Visual Tourism

Munculnya tren visual tourism turut mendorong peningkatan minat terhadap destinasi kota dan ikon budaya. Wisatawan cenderung memilih lokasi yang instagramable dan mudah diakses untuk berbagi di media sosial.

Destinasi yang menyediakan fasilitas lengkap seperti mushola, tempat wudhu, dan kuliner halal juga menjadi pilihan favorit keluarga Muslim. Wisata ramah Muslim menjadi fokus pengembangan pariwisata Jawa Tengah ke depan.

Perubahan tren ini menjadi sinyal bagi pelaku pariwisata untuk menyesuaikan strategi pengembangan destinasi dan meningkatkan kualitas layanan.


Disusun oleh: Tim Redaksi YukTalk.id