Siapa sangka proyek perbaikan jalan gombel lama semarang bisa berjalan sedemikian cepat? Dari target realisasi hanya 17,7 persen pada tahap perencanaan, kini proyek tersebut sudah mencapai 39,72 persen — hampir dua kali lipat dari angka semula. Percepatan drastis ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius memulihkan salah satu ruas jalan strategis di Kota Semarang.
Jalan Gombel Lama merupakan jalur vital yang menghubungkan kawasan atas dan bawah Kota Semarang. Sejak ditutup total pada 20 April 2026 lalu, ribuan pengendara harus beralih ke jalur alternatif. Namun siapa sangka, di balik penutupan tersebut, progress kerja ternyata jauh melampaui ekspektasi.
Kenapa Proyek Jalan Gombel Lama Semarang Bisa Secepat Ini?
Alfan Noor Rizal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY membeberkan alasan di balik percepatan tersebut. Rencana awal proyek perbaikan jalan gombel lama semarang memang direncanakan selama 7 bulan. Namun pihaknya kemudian mengebut menjadi 4 bulan agar masa penutupan jalan tidak terlalu lama dirasakan oleh masyarakat.
“Realisasinya sudah 39,72 persen dari rencana kami 17,7 persen. Memang kami melakukan percepatan, kami berusaha agar pekerjaan ini segera dapat dinikmati oleh pengguna jalan, sehingga masa penutupan tidak terlalu lama,” kata Alfan Noor Rizal.
Angka 39,72 persen ini bukan sekadar klaim. Pekerjaan sudah meliputi stabilisasi struktur tanah, pemasangan drainase, pembangunan trotoar, hingga konstruksi dinding penahan tanah. Semua ini dikerjakan dengan strategi penambahan tenaga kerja hingga dua hingga tiga kali lipat, terutama untuk bagian drainase, serta optimalisasi penggunaan alat berat sesuai kebutuhan di lapangan.
Kondisi Terkini Perbaikan Jalan Gombel Lama Semarang dan Kendala Cuaca
Tidak dapat dipungkiri, cuaca sempat menjadi tantangan besar di awal pengerjaan. Hujan harian yang mengguyur Semarang memaksa pekerjaan berhenti sementara karena kondisi tanah yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan. Alfan sendiri mengakui hal ini secara terbuka.
“Hujan itu yang jadi kendala, kalau hujan tidak bisa kerja. Jadi saat ini cuaca sudah mendukung, mulai panas kita kebut,” ujar Alfan.
Beruntung, kondisi cuaca mulai membaik pada pertengahan Juni 2026 ini. Dengan cuaca yang lebih panas dan kering, tim di lapangan kini bisa mengebut pekerjaan konstruksi yang sempat tertunda. Kondisi inilah yang turut berkontribusi terhadap melonjaknya realisasi proyek jalan gombel lama semarang jauh di atas target.
Teknologi Bore Pile dan Dinding Penahan: Fondasi Kuat Jalan Gombel Lama Semarang
Salah satu pekerjaan krusial yang sudah selesai adalah pemasangan 31 bore pile dengan kedalaman hingga 28 meter. Bore pile ini menjadi fondasi dinding penahan tanah, khususnya di area longsor terbesar di dekat Sendang Pengantin — titik yang selama ini paling rawan di ruas jalan tersebut.
Selanjutnya, pembangunan dinding penahan tanah akan dilakukan secara bertahap dengan ketinggian bervariasi mulai dari 2 hingga 5 meter. Setelah struktur tanah stabil, aspal baru akan dipasang secara bertahap untuk menyelesaikan seluruh ruas jalan gombel lama semarang.
Sorotan terhadap Warga Sekitar Proyek Jalan Gombel Lama Semarang
Seiring berjalannya proyek, muncul laporan dari warga sekitar mengenai retakan yang muncul di dinding rumah mereka. Kejadian ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Namun, Alfan Noor Rizal memastikan bahwa timnya telah melakukan verifikasi langsung ke lokasi yang dilaporkan.
Hasilnya, rumah-rumah yang mengalami retakan ternyata tidak berada di titik-titik tempat pengeboran dilakukan. Sebagai langkah antisipasi, tim proyek bahkan sudah melakukan pemetaan dan pemotretan seluruh rumah di sekitar area proyek sebelum pekerjaan dimulai. Pemetaan ini berfungsi sebagai baseline atau acuan kondisi awal bangunan.
Selain itu, alat monitoring berbentuk mirip kaca dipasang di retakan tanah untuk mendeteksi pergerakan tanah secara berkala. Jika terjadi pergerakan signifikan, proyek akan ditinjau ulang dan dievaluasi. Mekanisme ini menunjukkan bahwa aspek keselamatan warga tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan proyek jalan gombel lama semarang.
Jadwal Penyelesaian dan Dampak terhadap Lalu Lintas Semarang
Berdasarkan target terbaru, jalan gombel lama semarang ditargetkan sudah bisa dilewati pada Agustus hingga awal September 2026. Artinya, masa penutupan jalan yang semula diperkirakan 7 bulan bisa dipangkas menjadi sekitar 4 bulan saja. Penghematan waktu ini tentu menjadi kabar baik bagi ribuan pengguna jalan yang selama ini harus berputar melalui Jalan Setiabudi sebagai jalur alternatif.
Dengan berakhirnya masa penutupan jalan, kondisi lalu lintas di kawasan atas Kota Semarang yang sempat mengalami kepadatan parah pada hari pertama penutupan diharapkan akan kembali normal. Rute Gombel Lama yang selama ini menjadi andalan pengendara dari dan menuju Ungaran, Salatiga, serta wilayah Jawa Tengah bagian utara akan berfungsi kembali.
Kesimpulan: Komitmen Nyata untuk Jalan yang Lebih Aman
Kisah percepatan proyek perbaikan jalan gombel lama semarang menjadi contoh bagaimana koordinasi antara BBPJN Jateng-DIY, pemerintah kota, dan masyarakat bisa menghasilkan proyek infrastruktur yang lebih cepat dari rencana. Dengan anggaran Rp 17 miliar, realisasi yang sudah mencapai 39,72 persen menunjukkan bahwa target Agustus 2026 bukan sekadar mimpi, melainkan sesuatu yang nyaris pasti terwujud.
Bagi warga Semarang yang selama ini merasakan dampak penutupan jalan, sabar sejenak tampaknya akan segera terbayar dengan kondisi jalan yang jauh lebih aman dan layak. Mari kita nantikan bersama momen saat Jalan Gombel Lama kembali menjadi urat nadi transportasi Kota Semarang.
Dikutip dari:
- Kompas.com — Proyek Jalan Gombel Lama Semarang Dipercepat, Targetkan Bisa Dilewati pada Agustus 2026
Disusun oleh Tim Redaksi YukTalk.

