WTP Semarang kembali jadi sorotan. Dalam sepekan terakhir, Pemerintah Kota Semarang berhasil mencatatkan dua pencapaian besar di bidang pengelolaan keuangan daerah. Tidak hanya mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Semarang juga membawa pulang penghargaan Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri.
Dua penghargaan ini menempatkan WTP Semarang di jajaran kota dengan tata kelola anggaran paling solid dan inovatif di tingkat nasional.
Creative Financing Award dari Kemendagri untuk Semarang
Penghargaan Creative Financing diberikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan Kemendagri di Yogyakarta, awal Juni lalu. Semarang keluar sebagai juara Terbaik III kategori kota.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti yang menerima langsung penghargaan tersebut menjelaskan bahwa Semarang tidak hanya mengandalkan sumber pendapatan konvensional. Pemkot secara aktif mengembangkan skema pembiayaan kreatif yang sehat, akuntabel, dan mampu menarik investasi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik.
“Penghargaan ini bukan sekadar soal prestise pemerintah daerah, tapi tentang bagaimana Kota Semarang membuktikan bahwa kolaborasi, inovasi, dan tata kelola yang baik bisa menghasilkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini penghargaan untuk seluruh warga Semarang.” — Agustina Wilujeng, Wali Kota Semarang
Menurutnya, setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi warga. Karena itu, Pemkot terus mencari cara-cara baru yang lebih efektif, kreatif, dan bertanggung jawab agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat tanpa membebani masyarakat.
Mendagri Tito Karnavian yang hadir dalam acara tersebut menekankan bahwa penghargaan semacam ini bukan tujuan akhir, melainkan pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan memperkuat kinerja. Informasi lebih lanjut tentang program ini bisa dilihat di situs resmi Kemendagri.
WTP Semarang ke-10: Satu Dekade Transparansi Anggaran
Selang beberapa hari, tepatnya pada Kamis 11 Juni 2026, BPK RI menyerahkan opini WTP Semarang atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Ini menjadi WTP kesepuluh yang diraih secara berturut-turut — sebuah konsistensi yang jarang dicapai pemerintah daerah di Indonesia.
Predikat WTP menandakan bahwa laporan keuangan Pemkot Semarang disajikan secara wajar, transparan, dan sesuai standar akuntansi pemerintahan. Namun bagi Agustina, angka sepuluh bukan alasan untuk berpuas diri.
“Yang paling penting bukan sekadar mendapatkan WTP, melainkan memastikan bahwa uang rakyat benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik dan pembangunan yang dirasakan manfaatnya.” — Agustina Wilujeng
Sepanjang 2025, APBD Kota Semarang diarahkan pada sejumlah program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan warga, antara lain pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan serta drainase, penanganan banjir secara komprehensif, peningkatan kualitas permukiman, serta penguatan layanan kesehatan dan pendidikan.
Filosofi WTP Semarang: Setiap Rupiah Harus Bekerja untuk Rakyat
Agustina menekankan bahwa keberhasilan WTP Semarang ini bukan milik pemerintah saja, melainkan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dan dukungan warga. Ia meminta seluruh jajarannya untuk tidak cepat puas dan terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan anggaran.
“Setiap rupiah APBD harus bekerja untuk rakyat dan hasilnya harus bisa dirasakan masyarakat. Budaya keuangan yang bersih dan transparan harus tetap menjadi napas pemerintahan Kota Semarang,” tambahnya.
Lima Prioritas Pembangunan Semarang ke Depan
Pasca dua penghargaan ini, Pemkot Semarang telah menyiapkan lima pilar prioritas pembangunan ke depan, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekosistem ekonomi dan investasi, pemerataan infrastruktur, reformasi birokrasi dan pelayanan publik, serta pembangunan ketahanan lingkungan dan sosial.
Dengan rekam jejak satu dekade WTP Semarang dan pengakuan nasional atas kreativitas pembiayaannya, kota ini punya fondasi kuat untuk menghadapi tantangan pembangunan di tahun-tahun mendatang.
Dikutip dari: Detik News & Kabar Jateng
Disusun oleh Redaksi YukTalk.

