Kirim Artikel

Ruko Puri Anjasmoro Terbakar: 3 Ruko Ludes, 0 Korban Jiwa

ruko Puri Anjasmoro terbakar

SEMARANG – Tiga ruko Puri Anjasmoro terbakar dalam insiden kebakaran yang melanda kawasan bisnis Jalan Puri Anjasmoro Raya, Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat, pada Jumat (19/6/2026) malam. Api diduga berasal dari korsleting listrik di atas plafon lantai dua, dan dalam kejadian itu tidak ada satu pun korban jiwa—sebagian berkat keputusan seorang pegawai restoran yang izin keluar untuk menjaga keluarganya yang sedang sakit.

Kronologi Ruko Puri Anjasmoro Terbakar pada Jumat Malam

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula sekitar pukul 22.32 WIB. Saat itu, seorang pekerja melihat asap mengepul dari lantai dua Restoran Golden Lotus yang berlokasi di kawasan ruko tersebut. Tak lama kemudian, api mulai terlihat dan dengan cepat membesar, menjalar melalui rongga plafon menuju bangunan-bangunan yang bersebelahan.

Saksi mata yang menyadari bahaya tersebut segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang lewat sambungan telepon. Petugas penerima laporan kemudian melakukan verifikasi silang sebelum meneruskan informasi kepada komandan regu untuk segera mengerahkan tim ke lokasi.

“Kemudian melapor ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang via telepon, setelah melakukan crosscheck kemudian PHB melaporkan ke Danton,” ungkap Tantri Pradono, Kabid Operasional Dinas Damkar Semarang.

Tiga Bangunan Ludes Dilahap Si Jago Merah

Dalam waktu singkat, Dinas Damkar Semarang mengirimkan 30 personel beserta 7 unit mobil pemadam ke tempat kejadian. Api yang bergerak cepat telah melahap tiga bangunan ruko dengan total luas area terbakar mencapai kurang lebih 600 meter persegi.

Bangunan yang terdampak meliputi:

  • Resto Golden Lotus – restoran masakan Tiongkok yang menjadi titik awal kebakaran
  • Q-Fast Air Minum – usaha air minum isi ulang yang berada di sebelahnya
  • Bangunan kosong milik negara – ruko tak berpenghuni yang ikut tersambar api

Upaya pemadaman berlangsung intensif selama hampir satu setengah jam. Petugas berjuang mencegah api merembet ke ruko-ruko lain di sekitarnya yang masih padat aktivitas.

“Membakar tiga bangunan ruko yaitu Resto Golden Lotus, Q-Fast Air Minum, dan bangunan kosong milik negara. Pukul 00.00 WIB api sudah bisa dijinakkan dan dilakukan pendinginan,” jelas Tantri.

Kisah Dramatis: Pegawai Restoran Selamat karena Izin Jaga Keluarga Sakit

Di balik terbakarnya tiga ruko Puri Anjasmoro tersebut, tersimpan kisah dramatis yang nyaris tak masuk akal. Seluruh penghuni dan pegawai yang seharusnya berada di lokasi pada jam-jam tersebut ternyata sedang tidak berada di tempat.

Penghuni ruko dilaporkan sedang pergi keluar saat kebakaran terjadi. Yang lebih mengejutkan, pegawai yang seharusnya berjaga di Resto Golden Lotus malam itu ternyata izin meninggalkan tempat kerja karena ada anggota keluarga yang jatuh sakit.

Keputusan yang diambil karena alasan keluarga tersebut secara tidak sengaja menyelamatkan nyawa sang pegawai dari jilatan api yang melahap seluruh bangunan dalam hitungan menit.

“Pada saat terjadi kebakaran penghuni sedang pergi keluar, pegawai yang jaga kebetulan juga izin keluar karena ada keluarganya yang sakit. Pada saat terjadi kebakaran resto dalam keadaan kosong,” paparnya.

Penyebab Ruko Puri Anjasmoro Terbakar: Korsleting di Atas Plafon

Dinas Damkar Kota Semarang menduga kuat penyebab kebakaran ini adalah korsleting listrik yang terjadi di area tersembunyi—tepatnya di atas plafon lantai dua bangunan. Area semacam ini memang sering luput dari perhatian pemilik ruko karena jarang diperiksa secara berkala.

Tantri menyebutkan bahwa kerugian material dari insiden ini belum dapat dihitung secara pasti. Namun, dengan total area terbakar mencapai 600 meter persegi yang mencakup tiga unit ruko beserta seluruh isinya, kerugian diperkirakan cukup besar.

“Kebakaran diduga korsleting listrik di lantai dua di atas plafon. Kerugian belum bisa diketahui, korban jiwa nihil,” tegas Tantri.

Kasus kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik usaha di kawasan ruko Semarang untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama di area yang sulit dijangkau seperti di atas plafon. Pemeriksaan rutin oleh tenaga ahli kelistrikan sangat disarankan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Langkah Pencegahan Pasca Ruko Puri Anjasmoro Terbakar

Insiden ini memberikan sejumlah pelajaran berharga bagi para pemilik ruko dan pelaku usaha di Semarang. Pertama, instalasi listrik di area tersembunyi seperti rongga plafon perlu diperiksa secara berkala oleh teknisi bersertifikat. Kabel-kabel tua atau sambungan yang tidak standar berpotensi memicu percikan api tanpa tanda-tanda yang terlihat dari bawah.

Kedua, penting bagi setiap usaha untuk memastikan seluruh karyawan memiliki dan memahami nomor darurat pemadam kebakaran setempat. Respons cepat saksi yang langsung menghubungi Damkar dalam kasus ini terbukti mampu membatasi penyebaran api ke bangunan lain di sekitarnya.

Ketiga, bangunan kosong—terutama yang masih terhubung dengan jaringan listrik—sebaiknya diputus aliran listriknya secara total untuk menghindari risiko korsleting pada instalasi yang tidak terawat. Informasi lebih lanjut mengenai protokol keselamatan kebakaran bagi pelaku usaha dapat diakses melalui laman resmi Pemerintah Kota Semarang.


Sumber: detik.com | Disusun oleh Redaksi YukTalk