Pemerintah Kota Semarang menggelar serangkaian kegiatan besar dalam rangka memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia Semarang 2026. Peringatan ini diselenggarakan pada Selasa, 23 Juni 2026, di Kantor Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, dan menghadirkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pangan yang aman, cukup, dan bergizi.
Sosialisasi Uji Laboratorium Pangan jadi Sorotan Utama
Salah satu rangkaian kegiatan paling menonjol dalam peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Semarang tahun ini adalah sosialisasi uji laboratorium pangan. Dalam sesi tersebut, petugas terkait mendemonstrasikan proses pengujian keamanan makanan secara langsung di hadapan masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat memahami bagaimana pangan yang beredar di pasaran diuji untuk memastikan kandungan dan kualitasnya memenuhi standar keamanan.
Sosialisasi ini menjadi penting karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui prosedur pengujian pangan secara ilmiah. Dengan paparan langsung dari petugas laboratorium, diharapkan masyarakat bisa lebih kritis dalam memilih dan mengonsumsi produk makanan sehari-hari. Selain itu, acara ini juga menjadi momen edukasi bagi para pelaku usaha makanan agar semakin memperhatikan aspek keamanan dalam proses produksi.
Sertifikasi Halal Gratis untuk Pelaku Usaha
Dalam kegiatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Semarang, Pemkot Semarang juga membuka layanan sertifikasi halal secara cuma-cuma bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program sertifikasi halal gratis ini menjadi angin segar bagi banyak pelaku usaha lokal yang selama ini mungkin terkendala biaya untuk mendapatkan sertifikat resmi.
Sertifikasi halal bukan sekadar formalitas. Sertifikat ini menjadi jaminan bagi konsumen bahwa produk yang mereka beli telah memenuhi standar kehalalan sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi pelaku UMKM, memiliki sertifikasi halal juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk potensi ekspor ke negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim.
Bazar UMKM Hadirkan Produk Pertanian dan Peternakan Lokal
Tidak hanya kegiatan edukasi, peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Semarang juga diramaikan dengan bazar UMKM yang memamerkan berbagai produk hasil pertanian dan peternakan dari pelaku usaha lokal. Bazar ini menjadi wadah promosi sekaligus ajang memperkenalkan produk-produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
- Produk pertanian segar hasil kebun masyarakat setempat
- Hasil olahan peternakan seperti telur, daging, dan produk olahan turunannya
- Makanan olahan berbasis pangan lokal yang aman dan bergizi
- Minuman sehat dari bahan-bahan alami hasil pertanian daerah
Kehadiran bazar ini sejalan dengan semangat Pemkot Semarang untuk mendukung produk lokal sekaligus membuktikan bahwa pangan aman dan berkualitas bisa dihasilkan dari pelaku usaha tingkat daerah. Masyarakat yang berkunjung bisa langsung berbelanja sekaligus berinteraksi dengan para produsen.
Demonstrasi Memasak Aman dan Pelatihan Kader Keamanan Pangan
Salah satu bagian yang paling interaktif dari peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Semarang adalah demonstrasi memasak pangan lokal yang aman. Kegiatan ini melibatkan Kader Keamanan Pangan yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam penyiapan dan penyajian menu olahan pangan lokal yang sehat. Melalui demo memasak ini, masyarakat diajak untuk melihat secara langsung bagaimana memasak dengan memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan kandungan gizi.
Selain demonstrasi memasak, Pemkot Semarang juga mengadakan pelatihan kader keamanan pangan. Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk jaringan kader di tingkat masyarakat yang bisa menjadi agen perubahan dalam menjaga keamanan pangan di lingkungan masing-masing. Para kader ini nantinya akan berperan aktif dalam mengedukasi warga di tingkat RT, RW, hingga kelurahan.
“Pemerintah Kota Semarang memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 dengan menggelar sosialisasi uji laboratorium pangan, sertifikasi halal gratis, bazar UMKM hasil pertanian dan peternakan, serta demonstrasi memasak pangan lokal yang aman untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketersediaan pangan yang cukup dan bergizi melalui kolaborasi berbagai pihak.”
Meningkatkan Kesadaran Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Semarang tahun ini menegaskan bahwa keamanan pangan bukan tanggung jawab satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat sipil menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketersediaan pangan yang aman dan bergizi. Pemkot Semarang terus berkomitmen untuk membangun ekosistem pangan yang sehat dari hulu hingga hilir.
Fokus pada peningkatan kesadaran publik menjadi pesan utama dari seluruh rangkaian acara. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang paham tentang keamanan pangan, diharapkan angka kasus keracunan makanan dan produk pangan yang tidak memenuhi standar bisa semakin diminimalisir. Program-program seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan secara menyeluruh.
Dikutip dari: ANTARA News Jateng
Disusun oleh Redaksi YukTalk.

