Kirim Artikel

250 Pohon Ditanam di Mijen! Green Legacy Project Mijen Semarang Siap Wujudkan Kota yang Lebih Hijau

Green Legacy Project Mijen Semarang

Sebanyak 250 pohon berhasil ditanam di kawasan Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Green Legacy Project Mijen Semarang yang diinisiasi oleh PT American and Efird Indonesia (A&E Indonesia) dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Program penanaman pohon ini tidak sekadar seremonial sesaat, melainkan merupakan langkah nyata perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di kota tercinta. Dengan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Semarang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Green Legacy Project Mijen Semarang hadir sebagai bukti bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam.

Green Legacy Project Mijen Semarang: Kombinasi Pohon Produktif untuk Masyarakat

Bukan sembarang pohon yang ditanam dalam program ini. PT A&E Indonesia memilih jenis pohon produktif seperti mangga dan alpukat yang nantinya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Keputusan lokasi penanaman di kawasan Mijen sendiri bukan tanpa pertimbangan.

Menurut Angelo Leanage, Managing Director South Asia, lokasi ini dipilih berdasarkan survei yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. Area tersebut dinilai masih membutuhkan penguatan ruang terbuka hijau sehingga sangat tepat menjadi sasaran program penghijauan.

“Kami pilih penanaman di Semarang karena konsumen kami juga banyak di Semarang. Dan lokasi ini dipilih karena hasil survey dari Dinas Lingkungan Hidup Semarang dan menetapkan lokasi ini untuk penanaman,” ungkap Angelo.

Keberadaan pohon-pohon produktif ini diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kualitas udara, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga setempat saat buahnya sudah berbuah lebat di masa mendatang. Dengan demikian, program ini memiliki dampak ganda, baik untuk lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat.

Komitmen Jangka Panjang PT A&E Indonesia untuk Lingkungan

The Green Legacy Project bukan sekadar program penanaman pohon biasa. Sanjay Chandraratna, President Director PT A&E Indonesia, menegaskan bahwa ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

“The Green Legacy Project bukan sekadar program penanaman pohon, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Di A&E, kami percaya bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab yang melampaui bisnis semata,” ujar Sanjay.

Yang menarik, PT A&E Indonesia bukan pertama kali menjalankan program penghijauan seperti ini. Sebelumnya, perusahaan manufaktur benang jahit industri ini sudah menjalankan kampanye serupa di berbagai negara Asia seperti Vietnam, China, Bangladesh, dan Sri Lanka selama lebih dari satu dekade. Indonesia menjadi salah satu negara berikutnya yang mendapat prioritas, dan Semarang dipilih sebagai titik awal karena merupakan salah satu pusat aktivitas bisnis A&E Indonesia.

Angelo Leanage juga menambahkan bahwa program ini merupakan investasi untuk masa depan yang lebih baik. “Program ini jadi investasi untuk masa depan yang lebih maju. Kami komitmen untuk keberlanjutan program ini agar udara lebih segar dan bumi lebih hijau,” katanya.

Target ke Depan: Lebih dari 1.000 Pohon akan Ditanam

Penanaman 250 pohon ini baru merupakan fase pertama dari rangkaian panjang program Green Legacy Project Mijen Semarang. Janat Permana, Head of Sales and Marketing PT A&E Indonesia, memastikan bahwa target ke depan jauh lebih ambisius.

“Sekarang memang baru 250 pohon tapi nanti ke depan akan lebih dari 1.000 pohon yang akan kami tanam,” kata Janat Permana.

Sanjay Chandraratna juga menegaskan pentingnya pemeliharaan pasca-penanaman. “Ini bukan sekadar menanam pohon lalu selesai. Yang terpenting adalah memastikan pohon-pohon itu tumbuh dengan baik. Karena itu kami akan terus melakukan pendampingan dan pemeliharaan. Ini baru fase pertama. Ke depan jumlah pohon dan lokasi penanaman akan terus kami tingkatkan,” paparnya.

Artinya, pihak perusahaan tidak akan melepaskan tanggung jawab begitu pohon tertanam. Rutinitas pengecekan dan pemeliharaan akan dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap pohon tumbuh subur dan memberikan manfaat maksimal bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

Rencananya, program ini juga akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia. Dengan ekspansi tersebut, dampak positif terhadap lingkungan bisa dirasakan oleh lebih banyak komunitas di tanah air.

Langkah nyata yang dilakukan melalui Green Legacy Project Mijen Semarang ini patut menjadi inspirasi bagi perusahaan lain. Ketika dunia usaha bergerak bersama untuk menjaga lingkungan, manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh satu pihak, tetapi oleh seluruh elemen masyarakat. Semoga semakin banyak inisiatif serupa bermunculan dan Indonesia semakin hijau di masa depan.


Dikutip dari:

Disusun Oleh Redaksi YukTalk