Semarang – Kebakaran rumah di Suruh Kabupaten Semarang berujung duka. Seorang pria berusia 45 tahun bernama Rohmad Abdul Salam ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya yang ludes dilalap api, Jumat malam (14/8/2026). Ia diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang selama ini tinggal seorang diri, sehingga terlambat menyadari datangnya bahaya.
Peristiwa nahas itu terjadi di Dusun Boromiri RT 26 RW 5, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 19.00 WIB ketika seorang saksi melihat titik api muncul dari bagian atap rumah korban.
Kapolsek Suruh, AKP Sutarto, menjelaskan kronologi awal mula kebakaran rumah di Suruh itu. Menurutnya, dua saksi yang mengetahui korban berada di dalam rumah sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun usaha mereka gagal karena api dengan cepat membesar dan membakar hampir seluruh bangunan.
“Dua orang saksi kemudian berusaha masuk ke dalam rumah untuk menolong korban yang saat kejadian berada seorang diri di rumah, namun api telah membesar dan membakar seluruh bangunan rumah,” kata Sutarto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2026).
“Kondisi rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat menyebar sehingga menghanguskan seluruh bangunan rumah,” imbuhnya.
Kobaran Api di Kebakaran Rumah di Suruh Sulit Dijinakkan
Material rumah yang didominasi papan dan kayu membuat kebakaran rumah di Suruh menjalar dalam hitungan menit. Warga sekitar yang panik sempat berusaha menghalau kobaran api agar tidak merembet ke rumah dan permukiman lain di sekitarnya.
Seorang warga Kedungringin yang menyaksikan langsung kejadian mengaku tidak berani mendekat karena apinya sudah terlalu besar. Ia menuturkan, jarak pos pemadam kebakaran yang cukup jauh ikut memperlambat upaya penanganan di lapangan.
“Apinya sangat besar, warga tidak berani masuk ke dalam. Sementara, Damkar juga posisinya jauh untuk masuk mendekati lokasi,” kata warga tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dari dua daerah akhirnya dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB oleh personel Damkar Unit Tengaran Kabupaten Semarang bersama Damkar Kabupaten Boyolali.
Sementara itu, warga juga telah menghubungi Damkar Kota Salatiga dan Damkar Pos Tengaran Kabupaten Semarang sejak api mulai membesar. Puluhan warga turun membantu berjibaku dengan kepulan asap dan bara demi melindungi rumah tetangganya.
Setelah api padam, seorang saksi menemukan jasad korban di dalam kamar yang sudah hangus terbakar. Sutarto menyebut korban memang tinggal seorang diri di rumah tersebut, dan berdasarkan keterangan Kepala Dusun Boromiri serta keluarga, korban merupakan ODGJ.
“Korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut. Berdasarkan keterangan dari Kadus Boromiri dan keluarga korban, bahwa korban merupakan ODGJ,” jelas Sutarto.
Duka mendalam pun menyelimuti warga Dusun Boromiri. Sebagian dari mereka tak kuasa menahan haru menyaksikan rumah yang selama ini dihuni korban tinggal puing hangus. Peristiwa itu juga menjadi pengingat betapa rentannya warga yang hidup sendirian saat musibah datang.
Dugaan Korsleting Listrik Pemicu Kebakaran Rumah di Suruh
Belum ada kepastian soal pemicu pasti kebakaran rumah di Suruh tersebut. Sutarto menyampaikan dugaan awal mengarah pada hubungan pendek arus listrik atau korsleting, karena titik api pertama terlihat dari atap rumah.
“Dugaan awal listrik hubungan pendek arus listrik karena (api) dari atap, tapi masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.
Selain menelan korban jiwa, musibah ini juga meninggalkan kerugian materi yang tidak sedikit. Kerugian akibat kebakaran rumah di Suruh itu ditaksir mencapai Rp50 juta, karena seluruh bangunan beserta isinya hangus tak tersisa.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Warga sekitar pun diimbau lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, apalagi di tengah musim kemarau yang membuat material kering mudah terbakar.
Untuk informasi terkini seputar peristiwa dan berita Semarang Raya lainnya, pembaca bisa mengunjungi yuktalk.id. Sementara itu, baca juga kebakaran pabrik triplek Semarang yang pernah diberitakan sebelumnya.
Dikutip dari sumber: detik.com | suaramerdeka.com.

