Dikutip dari Katolikku – Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias (KPKDG) di lingkungan Keuskupan Agung Semarang (KAS) terus menunjukkan geliat positif. Kiprah para penulis yang terhimpun dalam komunitas ini mulai membuahkan hasil dalam bentuk karya buku dan kegiatan literasi yang melibatkan berbagai paroki.
Komunitas ini telah berdiri sejak 10 Oktober 2014 dengan Santo pelindung Santo Malaikat Agung Gabriel. Selama lebih dari satu dekade, KPKDG konsisten menjadi ruang belajar dan berkarya bagi penulis Katolik, baik yang masih pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Buku Pertama tentang Komunitas Kategorial
Salah satu pencapaian penting KPKDG adalah diterbitkannya buku pertama tentang Profil Komunitas Kategorial bertajuk “RUMPUN YANG MERIMBUN”. Buku ini diterbitkan pada November 2023 dengan dukungan Mgr. Rubyatmoko. Keberhasilan buku pertama membuka kepercayaan baru dari Kevikepan Kategorial Keuskupan Agung Semarang untuk kembali melibatkan KPKDG dalam proyek penulisan berikutnya.
Pascalis Sopi, salah satu anggota KPKDG, menyambut baik kepercayaan tersebut. “Ada rasa bahagia saya dilibatkan lagi dan berada di antara komunitas penulis ini,” tulisnya di akun Facebook pribadi, seraya berharap agar kegiatan penulisan buku kedua berjalan lancar dan dapat dilaunching tepat waktu.
Workshop di Yogyakarta
Untuk mendukung penulisan buku kedua, Kevikepan Kategorial mengundang para anggota KPKDG mengikuti workshop yang digelar pada 2-3 Maret 2024 di Wisma Pojok, Yogyakarta. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal komunitas dan ruang diskusi antarpenulis dari berbagai paroki.
Keberadaan KPKDG menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan gereja untuk mendokumentasikan serta mempublikasi karya umat. Dengan anggota yang tersebar di banyak paroki, komunitas ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak literasi Katolik di Jawa Tengah.
Arah ke Depan
Ke depan, KPKDG diharapkan terus melahirkan karya-karya yang tidak hanya bermanfaat bagi internal gereja, tetapi juga dapat menjangkau pembaca umum. Semangat kolaborasi dengan Kevikepan Kategorial, sekaligus keterbukaan terhadap penulis muda, menjadi modal penting bagi KPKDG untuk menjaga produktivitas dan relevansinya di tengah tantangan zaman.
Dengan semakin produktifnya KPKDG, Keuskupan Agung Semarang menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia di bidang literasi merupakan bagian penting dari pelayanan gereja yang berkelanjutan.
Disusun oleh: Tim Redaksi YukTalk.id
Ikuti Instagram @yuk.talk untuk update berita terkini

