Kirim Artikel

Penampakan Pasar Kanjengan Semarang Usai Terbakar Hebat, 468 Lapak Ludes

Dikutip dari Detik Jateng – Kondisi Pasar Kanjengan di kawasan Johar, Semarang, pasca kebakaran hebat pada Rabu (29/4/2026) malam masih menyisakan pemandangan memilukan. Ratusan lapak dan ruko hangus terbakar, meninggalkan puing-puing menghitam dan aroma hangus yang masih terasa berhari-hari kemudian.

Kronologi Kebakaran

Api mulai menyala sekitar pukul 22.45 WIB pada Rabu malam di Blok C Pasar Kanjengan Johar, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Api dengan cepat menjalar ke area pedagang kaki lima (PKL) dan kemudian merambat ke deretan ruko di Blok F.

Karena kebakaran terjadi pada malam hari saat pasar sudah tidak ada aktivitas, banyak pemilik ruko tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya. Petugas pemadam kebakaran Kota Semarang berjibaku memadamkan api hingga Kamis dini hari.

Keesokan paginya, Kamis (30/4/2026), aroma hangus masih tercium kuat di sekitar lokasi. Puing-puing bangunan menghitam, barang dagangan luluh lantak, dan asap tipis sesekali masih muncul dari reruntuhan bangunan.

Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengungkapkan data dampak kebakaran yang cukup besar.

“Totalnya sekitar 468 pedagang, terdiri dari 450 los pasar dan 26 ruko yang terdampak kebakaran di Blok F,” ujar Aniceto dikutip dari Detik.

Estimasi kerugian awal sekitar Rp 3,5 miliar, sementara Kompas Regional menyebut kerugian bisa mencapai Rp 5 hingga 6 miliar. Sebagian aset pedagang yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai sekitar Rp 5 miliar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.

Investigasi Penyebab Kebakaran

Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kebakaran. Hingga berita ini ditulis, polisi belum dapat menyimpulkan apakah terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

“Kita belum bisa menduga penyebabnya, masih dalam pendalaman,” ungkap pihak Polrestabes Semarang.

Relokasi Pedagang yang Menuai Pro-Kontra

Pemerintah Kota Semarang menyiapkan langkah relokasi bagi pedagang yang terdampak kebakaran. Pemkot menyiapkan sekitar 150 los di Pasar Kanjengan Baru (gedung baru) lantai 3 dan 4 sebagai tempat relokasi sementara. Selain itu, pedagang juga bisa menempati area di Pasar Johar.

“Ini menjadi prioritas agar ekonomi masyarakat tidak terhenti,” ujar pihak Pemkot Semarang.

Namun rencana relokasi ini menuai pro dan kontra di kalangan pedagang. Sebagian pedagang merasa lokasi relokasi kurang strategis dan khawatir akan penurunan omzet. Pedagang meminta pemerintah untuk segera membangun kembali pasar yang terbakar.

“Kepada pemerintah cepat segera dibangun ya. Jadi pedagang biar lekas kembali lagi jualan,” harap salah satu pedagang yang terdampak.

Update Juni 2026

Per Juni 2026, pusat kuliner UMKM telah disiapkan di Lantai 4 Gedung Pasar Johar Baru Selatan sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi bagi pedagang terdampak. Pemkot Semarang terus berupaya mencari solusi jangka panjang agar aktivitas perdagangan di kawasan Johar dapat pulih sepenuhnya.


Disusun oleh: Tim Redaksi YukTalk.id