Semarang, 16 Agustus 2026 – Semarang Tennis Kalcer (STK) 2026 sukses digelar pada 15-16 Agustus 2026 di The Club Graha Padma dan Padma Piazza, Semarang. Mengusung tema “Guyub, Sportif, & Berbudaya”, ajang ini menjadi role model event sehat berkat inisiatif kreatif generasi muda serta dukungan penuh dari berbagai tokoh inspiratif daerah.
Sebanyak 144 peserta meramaikan turnamen ini, datang dari Kota Semarang maupun berbagai daerah luar kota. Antusiasme tinggi tersebut membuktikan besarnya potensi anak muda untuk membangun kebiasaan hidup sehat melalui olahraga tenis yang dikemas secara modern.
Apresiasi tinggi datang langsung dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. M. Dipa Yustia Pasa, S.H., M.Kn., yang hadir langsung sekaligus membuka jalannya STK 2026 bersama Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM., serta Ketua Panitia STK 2026, Dita Monica Sekarini (Dita Monic).
Dipa Yustia menegaskan pentingnya keberadaan kegiatan semacam ini sebagai wadah strategis dalam membentuk karakter, gaya hidup sehat, dan jejaring generasi muda. Menurutnya, gerakan mandiri anak muda Semarang dalam menggagas event olahraga patut dijadikan teladan.
“Kegiatan positif seperti ini perlu terus didukung secara berkelanjutan. Semarang Tennis Kalcer adalah ruang nyata bagi anak muda untuk berkembang, berprestasi, menjaga gaya hidup sehat, dan membangun jejaring melalui hal-hal yang bermanfaat. Ini bukti nyata bagaimana generasi muda dapat berkolaborasi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” tegas Dipa Yustia.
Semangat kemandirian tersebut selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Ketua Panitia Semarang Tennis Kalcer 2026, Dita Monic. Ia membeberkan bahwa acara ini terwujud berkat komitmen lima anak muda pecinta tenis tanpa menggunakan jasa event organizer (EO).
“STK berawal dari mimpi lima anak muda biasa yang sama-sama suka tenis dan bertemu di Capek Tapi Tennis. Kami ingin menghadirkan event tenis yang seru, berkualitas, dan sesuai dengan apa yang selama ini kami bayangkan. Tanpa bantuan EO, kami mengerjakan semuanya sendiri, mulai dari konsep acara, ikon dan tagline, konsep pertandingan, berbagai detail persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Saya sangat berterima kasih kepada Ifa, Madam Diny, Devi, dan Huda yang menjadi support system luar biasa,” ungkap Dita Monic.
Rektor Unwahas Prof. Helmy Purwanto turut menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan kesiapan Unwahas dalam mendukung sarana-prasarana olahraga bagi pengembangan minat dan bakat generasi muda di Jawa Tengah.
Selain atmosfer kompetisi yang sehat, STK 2026 juga diramaikan dengan berbagai terobosan seperti sistem live score berbasis smartphone, kategori mandiri Mixed Double Beginner, Seventh Shot Slam, hingga area tenant kreatif. Sinergi antara inisiatif mandiri komunitas, dukungan wakil rakyat seperti Dipa Yustia, dan institusi pendidikan pun sukses menjadikan STK 2026 barometer baru bagi penyelenggaraan event olahraga anak muda di Kota Semarang.
Semarang Tennis Kalcer 2026 – Guyub, Sportif, & Berbudaya.

