Kirim Artikel

Job Fair Jateng 2026 Heboh, 4.587 Lowongan Dibuka di Semarang

Job Fair
Gambar ilustrasi Job Fair

Semarang – Job Fair Jateng 2026. Job Fair Jateng 2026 kembali heboh dan menjadi sorotan publik. Acara tahunan yang digagas Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah ini resmi dibuka dengan menyediakan hingga 4.587 lowongan kerja dari 30 perusahaan dan empat stakeholder terkait. Event ini berlangsung pada 20-21 Agustus 2026 di Kantor Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Nomor 16, Kota Semarang.

Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz, mengungkapkan bahwa tersedia hingga 257 jenis jabatan yang dapat diakses oleh para pencari kerja. “Kami sangat berharap antusiasme masyarakat terhadap event ini tinggi,” kata Aziz dalam keterangan resminya.

Jenis Lowongan dan Persyaratan Pendidikan

Berdasarkan data yang dihimpun, lowongan kerja terbanyak diminati adalah untuk lulusan SMA atau SMK dengan jumlah 1.995 posisi. Disusul oleh lulusan SD sebanyak 1.400 lowongan, kemudian lulusan SMP sebanyak 587 posisi, diploma sebanyak 523 posisi, dan sarjana sebanyak 82 posisi. Jumlah ini menunjukkan bahwa peluang kerja tidak hanya terbatas pada lulusan perguruan tinggi tinggi.

Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan 10 lowongan khusus untuk penyandang disabilitas, 1.614 lowongan untuk umum dan disabilitas, serta 2.963 lowongan untuk umum. Ketersediaan lowongan bagi penyandang disabilitas ini menjadi salah satu perhatian utama dalam memastikan kesetaraan kesempatan kerja di Jawa Tengah.

Perusahaan dan Sektor Usaha yang Terlibat

Dari 30 perusahaan yang berpartisipasi, 16 perusahaan turut serta dalam expo sekaligus walk-in interview. Sementara itu, 18 perusahaan lainnya hanya mengikuti pameranexpo saja. Salah satu perusahaan terbesar yang hadir adalah PT Kawasan Industri Kendal (KIK) yang mewakili delapan tenant dengan 37 jabatan dan 240 lowongan pekerjaan.

Sektor-sektor yang tersedia dalam job fair ini sangat beragam, meliputi manufaktur, pertanian, makanan, jamu, kesehatan, farmasi, keuangan, outsourcing, pariwisata, retail, provider internet, serta penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Dua lembaga penempatan pekerja migran Indonesia juga turut hadir untuk membuka peluang kerja bagi mereka yang tertarik bekerja di luar negeri.

Pendaftar dan Dukungan Acara

Hingga saat ini, sudah tercatat sebanyak 2.800 pendaftar daring yang mendaftar melalui sistem online yang disediakan panitia. Jumlah ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap event rekrutmen tersebut.

Job Fair Jateng 2026 diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah dan juga memeriahkan gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional. Dengan menggabungkan acara ketenagakerjaan dan budaya, pemerintah provinsi berharap dapat menarik lebih banyak partisipan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian regional.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara pendaftaran dan jadwal lengkap, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi Disnakertrans Jawa Tengah atau datang langsung ke lokasi acara. Job Fair Jateng 2026 diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi para pencari kerja di tanah datar Loteng.

Artikel ini juga tersedia di YukTalk, media komunitas yang mengajak pemuda membaca lebih dalam seputar isu sosial dan budaya. YukTalk percaya bahwa membaca adalah langkah awal membangun peradaban. YukTalk mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk tetap semangat belajar dan never stop reading. Yuktalkbudaya yuktalkberita yuktalk.id yuktalk id yuktalk berita yuktalk komunitas baca YukTalk membaca YukTalk Indonesia.

Temukan berita terbaru dan artikel menarik lainnya di YukTalk Berbudaya: 200 Anak Semarang Tampil Membaca dan Berprestasi.

Job Fair Jateng 2026 dan Kesempatan Kerja

Rincian jadwal dan lowongan tersedia pada sumber Kompas.com.

Peserta yang berminat perlu memperhatikan jadwal dan lokasi kegiatan sebelum datang ke kantor Disnakertrans. Informasi mengenai jenis jabatan, jenjang pendidikan, dan sektor pekerjaan dapat membantu pencari kerja menyiapkan dokumen serta memilih posisi yang sesuai.

Keberadaan sesi walk-in interview memberi kesempatan bagi pencari kerja untuk berkomunikasi langsung dengan perusahaan. Sementara itu, posisi yang tersedia bagi penyandang disabilitas menunjukkan bahwa bursa kerja ini juga membuka akses bagi kelompok pencari kerja yang membutuhkan kesempatan setara.

Dengan pilihan jabatan yang beragam, pencari kerja dapat menyesuaikan peluang dengan pendidikan dan pengalaman yang dimiliki. Informasi dari perusahaan juga membantu pelamar memahami tahapan rekrutmen sejak awal.

Dikutip dari sumber: Kompas.com.