Terbuka di tab baru
Kirim Artikel

Viral Menggemaskan! Selebdog Denver Semarang Dibayar Rp25 Ribu Sekali Foto Demi 130 Anjing

Semarang – Selebdog Denver Semarang kembali menjadi perbincangan warganet setelah aksi amalnya menyebar luas di media sosial. Denver adalah Alaskan Malamute berusia dua tahun milik Lily, warga Kota Semarang, yang bekerja lewat sesi foto berbayar bersama pengunjung. Hasil dari kegiatan itu disumbangkan untuk membiayai perawatan ratusan anjing terlantar di sebuah shelter di Kecamatan Mijen. Kisah anjing raksasa berbulu tebal ini membuat banyak orang penasaran dengan sosok di baliknya, sekaligus dengan alasan mengapa hewan sebesar itu mau diajak bekerja hampir setiap pekan.

Selebdog Denver Semarang kini berbobot 70 kg. Angka itu jauh berbeda dari kondisi ketika pertama kali dirawat sekitar satu setengah bulan lalu, saat tubuhnya hanya 8 kg. Pemberitaan espos.id menyebut Denver sebagai anjing peliharaan Lily, warga Kota Semarang, dalam laporan yang dimuat pada 27 September 2026. Sementara itu, indoraya.news menyebut pemiliknya dengan nama Lily Harts dalam laporan sehari sebelumnya. Perbedaan penyebutan nama itu tidak mengubah fakta bahwa anjing berbulu tebal ini tumbuh besar dan menjadi salah satu Alaskan Malamute paling mencolok di kota ini.

Pertumbuhan berat badan Denver terbilang cepat. Dalam hitungan pekan, bobotnya merangkak dari 8 kg menjadi 70 kg setelah dirawat dengan pola makan dan suhu ruangan yang dijaga ketat. Selebdog Denver Semarang pun dikenal bukan hanya karena ukurannya, tetapi juga karena kebiasaan kerjanya yang tidak biasa bagi seekor anjing peliharaan.

Sebelum dikenal luas, Denver dirawat Lily di rumah bersama empat anjing lain. Kelima anjing itu dipelihara sejak 2021, ketika Lily memutuskan kembali mengurus anjing setelah sekian lama berhenti. Dari lima ekor itu, Denver yang paling menonjol karena posturnya yang besar dan bulunya yang lebat. Ukuran tubuh itulah yang kemudian membuatnya dijuluki anjing es raksasa dalam sejumlah pemberitaan.

Selebdog Denver Semarang: Dari 8 Kg Menjadi 70 Kg

Lily mengaku menyukai anjing berukuran besar. Menurutnya, anjing kecil terdengar lebih cerewet, sedangkan anjing besar cenderung lebih tenang. Ia menyukai anjing sejak duduk di bangku SMP dan SMA, lalu sempat berhenti lama dan tidak lagi memelihara anjing. Baru pada 2021 ia mulai kembali memelihara lima ekor anjing di rumah, termasuk Denver. Pilihan pada jenis berukuran besar itu konsisten ia pegang sampai sekarang.

“Saya suka anjing besar. Kenapa? Karena kalau anjing kecil menurut saya itu cerewet, kalau besar kan tidak, lebih tenang,” kata Lily.

“Saya menyukai anjing sejak sekolah SMP-SMA. Terus sempat berhenti dan lama enggak memelihara anjing lagi. Tahun 2021, saya mulai lagi memelihara anjing sebanyak lima ekor di rumah termasuk Denver,” ujarnya.

Sesi Foto Selebdog Denver Semarang: Rp25.000 per Dua Menit

Kegiatan kerja Denver berbentuk sesi foto bersama pengunjung. Tarifnya Rp25.000 untuk dua menit, dengan kuota peserta yang terbatas setiap kali dibuka. Menurut Lily, Denver bersikap baik dan penurut sehingga ia sering mengajaknya bekerja. Lily menyebut hasil sesi foto itu nanti disumbangkan ke shelter. Cara ini membuat hobi memelihara anjing berubah menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi banyak hewan, bukan sekadar kesenangan pemiliknya sendiri.

“Anaknya baik, manut. Jadi saya sering ajak Denver kerja, foto bersama secara berbayar. Nanti hasilnya disumbangkan ke shelter,” ucapnya.

Aturan sesi foto diatur cukup rapi. Pengunjung memakai ponsel masing-masing untuk mengambil gambar, sedangkan anjing yang dibawa pengunjung wajib bertali dan berpopok. Ketentuan itu diberitakan indoraya.news dalam laporan yang dimuat pada 26 September 2026 pukul 21.27 WIB. Dengan aturan tersebut, sesi foto berjalan tertib meski jumlah pengunjung yang datang cukup banyak. Kuota peserta dibatasi setiap kali sesi foto dibuka.

Selebdog Denver Semarang Bantu 125-130 Anjing Terlantar

“Di shelter kita membantu memberi makan anak-anak [anjing] sekitar 125-130 ekor. Shelter itu [tempat] menampung anjing yang mau disembelih, anjing yang disakiti, dan anjing yang terlantar,” jelas Lily.

Anjing ini bekerja untuk Yayasan Sahabat Setia Satwa di Kecamatan Mijen. Shelter itu didirikan Lily bersama rekan sesama pecinta hewan, dan di tempat itu sekitar 125-130 anjing dirawat setiap hari. Dana yang terkumpul dari sesi foto dipakai untuk membeli pakan, vaksin, atau steril, tergantung kebutuhan yang paling mendesak. Pada satu kegiatan foto sebelumnya, hasil yang diperoleh pernah mencapai Rp5 juta. Jumlah itu menjadi tambahan berarti bagi operasional shelter yang menampung ratusan hewan dari berbagai kondisi penyelamatan.

Anjing yang ditampung di shelter itu datang dari beragam kondisi. Ada yang diselamatkan dari rencana penyembelihan, ada yang sebelumnya mengalami perlakuan kasar, dan ada pula yang ditemukan dalam keadaan terlantar tanpa pemilik. Lily menyebut jumlah penghuni shelter yang dibantu mencapai 125-130 ekor, sehingga kebutuhan pakan harian terus berjalan tanpa jeda.

Bagi pengelola shelter, pemasukan dari kegiatan seperti ini membantu menutup kebutuhan harian. Pakan untuk 125-130 ekor anjing bukan biaya kecil, belum lagi vaksin dan sterilisasi yang harus dijalankan berkala. Karena itu, setiap sesi foto yang melibatkan Selebdog Denver Semarang dianggap sebagai salah satu penopang kas yayasan.

Perawatan Selebdog Denver Semarang: AC 16 Derajat Celsius

Merawat Alaskan Malamute di kota berhawa panas bukan perkara mudah. Denver ditempatkan di ruangan ber-AC 16 derajat Celsius dengan kipas di setiap sudut. Pakan hariannya sekitar 1 sampai 1,5 kilogram daging dan olahan ikan yang dipesan khusus, ditambah labu sebagai sumber serat. Versi indoraya.news menyebut porsi 1,2 sampai 1,5 kilogram lengkap dengan daging sapi, ayam pilihan, serta suplemen penunjang. Denver dimandikan dengan air dingin dua minggu sekali memakai sampo khusus. Suhu ruangan dan asupan pakan dijaga ketat agar kondisi tubuhnya tetap stabil sepanjang hari.

“Anjing ini kan anjing es, jadi AC wajib. Kalau terkena panas bisa heat stroke dan meninggal karena memang sama sekali tidak tahan panas,” tutur Lily.

Catatan prestasi juga dimiliki Selebdog Denver Semarang. Ia meraih juara I lomba kostum fashion show Indonesia International Pet Expo atau IIPE 2026 pada 6 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Saat itu Denver tampil dengan kostum bertema olahraga berkonsep bisbol. Kemenangan itu menambah daftar pencapaian anjing yang juga aktif beramal ini. Kisah hewan besar dari Kota Semarang menambah deretan cerita unik dari kota ini, seperti operasi topeng monyet Semarang dan kisah pecinta reptil Curug Lawe. Informasi lain soal kota Semarang dan peristiwa di sekitarnya bisa dibaca di espos.id serta indoraya.news.

Pencapaian di IIPE 2026 menjadi catatan tersendiri bagi Lily. Lomba kostum fashion show itu digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 6 September 2026, dan Denver keluar sebagai juara pertama. Selain berlomba, Denver juga rutin menjalani sesi foto berbayar. Pada salah satu kegiatan foto, hasil yang dikumpulkan pernah menyentuh angka Rp5 juta dalam sekali gelaran.

Cerita Denver menunjukkan bahwa hobi bisa disalurkan menjadi kegiatan yang menolong banyak pihak. Dengan tarif Rp25.000 untuk dua menit foto, pengunjung tidak hanya membawa pulang gambar, tetapi juga ikut menopang pakan dan vaksin bagi anjing yang tidak punya pemilik. Kisah Selebdog Denver Semarang pun menjadi contoh bagaimana seekor anjing besar bisa bekerja untuk sesama hewan yang lebih lemah.

Dikutip dari sumber: espos.id | indoraya.news